8 benar pemberian obat

Perawat.Org | 8 Benar Pemberian Obat

Sepertiga dari kesalahan obat (medication errors) yang menyebabkan kerugian pada pasien rawat inap terjadi pada fase persiapan dan pemberian obat.

Untuk mengatasi kesalahan pemberian obat, ada aturan yang harus selalu diingat, yaitu 5 benar pemberian obat.

Sebagian besar dari kalian sudah mengetahui 5 benar pemberian obat, tetapi tahukah kalian bahwa ahli telah menambahkan 3 lagi ke dalam daftar, sehingga aturannya menjadi 8 benar pemberian obat.

8 Benar Pemberian Obat.

1. Benar Pasien

Langkah pertama adalah memastikan benar pasien dengan cara:

  • Periksa nama pasien pada buku obat dan pada gelang pasien.
  • Minta pasien untuk menyebutkan nama lengkap dan tanggal lahir
  • Cocokan antara jawaban pasien dengan gelang serta buku obat.

Baca juga: Komunikasi dan Komunikasi Terapeutik.

2. Benar Obat

Langkah kedua adalah memastikan bahwa obat sudah benar dengan cara:

  • Periksa label obat
  • Periksa Kembali instruksi dokter dalam buku obat.

Perhatian!

Sebaiknya bungkus obat (untuk oral) jangan digunting, karena akan menyulitkan pemberi obat (perawat, dsb) untuk mengidentifikasi nama obat.

Sebaiknya keluarkan obat dari bungkusnya saat di depan pasien untuk meminimalisir kesalahan.

3. Benar Dosis

Langkah ketiga adalah memastikan benar dosis yang akan diberikan dengan cara:

  • Periksa instruksi
  • Konfirmasi ketepatan dosis menggunakan referensi obat terkini (biasa MIMS).
  • Jika perlu, hitung dosis obat, dan minta perawat lain menghitungnya juga.

4. Benar Rute

Langkah keempat adalah memastikan benar rute pemberian obat dengan cara:

  • Lagi, periksa instruksi dokter dan ketepatan rute pemberian di buku obat.
  • Konfirmasi apakah pasien dapat menerima obat tersebut dengan rute yang diinstruksikan oleh dokter.

Jaga-jaga kalian lupa, berikut rute-rute pemberian obat supaya refreshing lagi:

  • PO (Per Oral) = dari Mulut
  • IV (Intra vena) = disuntikkan lewat vena langsung atau dari infus
  • IM (Intra muscular) = disuntikkan lewat otot
  • SC (Sub cutan) = disuntikkan lewat lemak
  • IC (Intra cutan) = disuntikan di bawah kulit
  • Sublingual = obat oral disimpan dibawah lidah
  • Buccal = obat oral disimpan diantara pipi
  • Nebuliser = obat di-uap-kan/dihirup
  • Inhalasi = disemprotkan di jalan napas dengan dihirup melalui mulut atau hidung
  • Vaginal = diberikan melalui vagina
  • Rektal = diberikan melalui rektal

Baca juga: Rumus Tetesan Infus Orang Dewasa

5. Benar Waktu

Langkah kelima memastikan benar waktu dengan cara:

  • Periksa frekuensi obat yang diinstruksikan
  • Periksa ganda (double-check) bahwa kamu memberikan obat pada waktu yang tepat
  • Konfirmasi kapan obat terakhir diberikan.

6. Benar Dokumentasi

Langkah keenam adalah mendokumentasikan obat yang sudah diberikan, dengan cara:

  • Tulis/catat/tandatangani obat-obatan yang telah diberikan.
  • Catat waktu, rute, dan informasi lainnya yang diperlukan.

7. Benar Rasional

Langkah ketujuh adalah benar rasional:

  • Konfirmasi rasional pemberian obat. Apa Riwayat Kesehatan pasien? Kenapa pasien mendapatkan obat-obatan tersebut.
  • Lihat secara berkala rasional pemberian obat

8. Benar Respon

Langkah terakhir adalah benar respon:

  • Pastikan bahwa obat yang diberikan berefek yang tepat (bila obat antipiretik, periksa Kembali suhu tubuh, bila obat antihipertensi, periksa Kembali tekanan darah).
  • Pastikan mendokumentasikan temuan/data pengkajian pasien serta intervensi keperawatan lainnya yang berlaku.

Bacaan Lebih Lanjut

  1. nursingcentre.com
  2. Smeulers, M., Verweij, L., Maaskant, J. M., de Boer, M., Krediet, C. T., Nieveen van Dijkum, E. J., & Vermeulen, H. (2015). Quality indicators for safe medication preparation and administration: a systematic review. PloS one, 10(4), e0122695. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0122695

Leave a Reply

Your email address will not be published.