Pulse oximeter merupakan salah satu alat yang sangat sering digunakan dalam praktik keperawatan sehari-hari.
Mulai dari triase di IGD, pengkajian di unit rawat jalan, hingga monitoring pasien di ruang rawat inap, alat ini dapat digunakan berulang kali sepanjang hari.
Pulse oximeter merupakan satu alat medis yang paling sering digunakan perawat dalam praktik sehari-hari.
Perawat, mahasiswa keperawatan, klinik, maupun masyarakat yang ingin memiliki pulse oximeter untuk penggunaan di rumah perlu mempertimbangkan kebutuhan penggunaan, kejelasan produk, akurasi, kemudahan membaca hasil, serta ketahanan perangkat.
Artikel ini membahas beberapa kriteria penting dalam memilih pulse oximeter sekaligus empat produk yang dapat dipertimbangkan:
- Elitech Fox 2
- Microlife OXY 200
- ChoiceMMed MD300-C15D
- Yuwell YX102
Disclosure: Artikel ini mengandung link afiliasi. Jika Anda membeli produk melalui link yang tersedia, Perawat.org dapat memperoleh komisi tanpa menambah harga yang Anda bayar.
Kriteria Memilih Pulse Oximeter
Sebelum melihat rekomendasi produk, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.
1. Memiliki Izin Edar resmi
Untuk penggunaan di fasilitas pelayanan kesehatan, legalitas dan kejelasan produk merupakan hal penting.
Pastikan produk yang dibeli memiliki identitas yang jelas, termasuk:
- merek;
- model;
- produsen atau distributor;
- nomor izin edar yang relevan;
- informasi penggunaan dari produsen.
Jangan hanya mengandalkan judul marketplace seperti “oximeter premium”, “oximeter akurat”, atau “oximeter medis”.
Produk yang terlihat serupa belum tentu memiliki spesifikasi, produsen, maupun standar pengujian yang sama.
Sebelum digunakan untuk pelayanan pasien, pastikan pula proses pengadaan dan penggunaan alat mengikuti kebijakan institusi masing-masing.
Lihat juga: Stetoskop Terbaik untuk Perawat
2. Perhatikan standar dan informasi akurasi
Pulse oximeter bekerja dengan mengestimasi saturasi oksigen melalui sensor optik.
Karena itu, informasi mengenai kinerja dan akurasi perangkat menjadi salah satu aspek penting.
Salah satu standar yang relevan untuk perangkat pulse oximeter adalah ISO 80601-2-61, yang mengatur persyaratan keselamatan dasar dan kinerja utama pulse oximeter.
Namun, penting untuk tidak langsung menganggap bahwa semua produk yang mencantumkan istilah seperti medical grade atau high accuracy telah memenuhi standar tertentu.
Jika standar kepatuhan menjadi pertimbangan utama, periksa:
- dokumentasi dari produsen;
- manual perangkat;
- sertifikasi yang dicantumkan;
- informasi distributor resmi.
3. Kemampuan membaca dalam kondisi sinyal yang sulit
Dalam praktik klinis, kondisi pemeriksaan tidak selalu ideal.
Pasien dapat bergerak, menggigil, gelisah, atau memiliki perfusi perifer yang kurang baik.
Kondisi seperti ini dapat memengaruhi kualitas sinyal dan pembacaan pulse oximeter.
Karena itu, untuk penggunaan klinis yang rutin, pertimbangkan perangkat yang memiliki dokumentasi jelas mengenai performanya dan sesuai dengan kebutuhan lingkungan kerja.
4. Layar harus mudah dibaca
Perawat sering bekerja dalam kondisi yang membutuhkan pengambilan informasi secara cepat.
Karena itu, layar yang memiliki angka cukup besar, kontras yang baik, dan tampilan yang mudah dipahami dapat menjadi pertimbangan penting.
Fitur seperti pulse bar atau indikator sinyal juga dapat membantu pengguna menilai apakah pembacaan sedang berlangsung dengan baik.
5. Daya tahan baterai dan desain fisik
Pulse oximeter yang digunakan secara bergantian dalam unit pelayanan dapat mengalami penggunaan yang jauh lebih intensif dibanding alat yang hanya digunakan di rumah.
Pertimbangkan:
- jenis baterai;
- kemudahan mengganti baterai;
- fitur automatic shut-off;
- ketahanan casing;
- kemudahan membawa alat.
Untuk penggunaan portabel, perangkat dengan baterai AAA bisa menjadi pilihan praktis karena baterainya mudah ditemukan.
6. Kemudahan pembersihan dan disinfeksi
Pulse oximeter dapat digunakan pada banyak pasien. Karena itu, kebersihan perangkat menjadi bagian penting dari penggunaannya.
Pastikan Anda mengikuti petunjuk produsen mengenai cara membersihkan dan mendisinfeksi alat.
Jangan langsung mengasumsikan bahwa semua bagian pulse oximeter aman dibersihkan menggunakan semua jenis cairan disinfektan.
Penggunaan bahan yang tidak direkomendasikan dapat merusak sensor atau bagian perangkat lainnya.
4 Rekomendasi Pulse Oximeter yang Bagus untuk Penggunaan di Rumah dan Tenaga Kesehatan
1. Elitech Fox 2

Elitech merupakan salah satu merek alat kesehatan yang cukup dikenal di Indonesia.
Dalam katalog Elitech Indonesia, Fox-2 tercantum sebagai salah satu produk pulse oximeter dalam lini produknya.
Posisi produknya berada di antara model Fox-1 dan model lain dalam lini pulse oximeter Elitech.
Dibandingkan fingertip oximeter generik yang banyak tersedia di marketplace, Elitech Fox 2 lebih relevan bagi pembeli yang mempertimbangkan kejelasan lini produk dan merek alat kesehatan.
Produk ini dapat dipertimbangkan untuk penggunaan yang lebih rutin, misalnya di:
- klinik;
- praktik mandiri;
- fasilitas pelayanan kesehatan;
- atau oleh tenaga kesehatan yang membutuhkan perangkat pribadi.
Kelebihan Elitech Fox 2
- Berasal dari lini pulse oximeter Elitech.
- Cocok dipertimbangkan untuk penggunaan rutin.
- Tersedia dalam lini produk alat kesehatan Elitech Indonesia.
- Lebih relevan bagi pembeli yang mempertimbangkan merek dan jalur distribusi, bukan hanya harga termurah.
Kekurangan
- Harga umumnya lebih tinggi dibanding banyak fingertip pulse oximeter entry-level.
- Untuk penggunaan di rumah sesekali, perangkat dengan harga lebih ekonomis mungkin sudah cukup.
- Pembeli tetap perlu memeriksa spesifikasi dan kelengkapan unit dari penjual yang dipilih.
Jika kebutuhan Anda hanya untuk pemeriksaan sederhana di rumah, ada pilihan lain yang lebih ekonomis dan mungkin sudah cukup memenuhi kebutuhan.
👉 Cek harga Elitech Fox 2 di sini
2. Microlife OXY 200

Microlife OXY 200 merupakan pilihan bagi pengguna yang mencari pulse oximeter sederhana dan fokus pada fungsi utama.
Perangkat ini digunakan untuk mengukur saturasi oksigen atau SpO₂ serta frekuensi nadi.
Microlife menyebut OXY 200 sebagai perangkat portabel untuk pemeriksaan spot-check yang dapat digunakan untuk penggunaan pribadi maupun sektor medis.
Produk ini memiliki layar LED, indikator baterai lemah, dan fitur mati otomatis. Beratnya sekitar 50 gram termasuk baterai dan menggunakan dua baterai AAA.
Dengan desain yang ringkas, Microlife OXY 200 cocok bagi pengguna yang tidak membutuhkan banyak parameter tambahan.
Kelebihan Microlife OXY 200
- Mudah digunakan.
- Ringan dan portabel.
- Dapat menampilkan SpO₂ dan frekuensi nadi.
- Menggunakan baterai AAA yang mudah ditemukan.
- Ada indicator jika baterai lemah.
- Memiliki fitur automatic switch-off.
- Dilengkapi tali untuk membawa perangkat.
Kekurangan
- Tampilan relatif sederhana.
- Tidak ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan visualisasi atau parameter tambahan.
- Pembeli sebaiknya tetap merujuk pada spesifikasi model yang dijual oleh distributor atau penjual resmi.
Pulse oximeter ini cocok untuk penggunaan di rumah, keluarga yang ingin memiliki alat pemeriksaan dasar, atau pasien yang membutuhkan pemantauan sesuai anjuran dokter.
Microlife OXY 200 adalah pilihan yang menarik jika Anda tidak membutuhkan banyak fitur tambahan.
Fokus utamanya adalah melakukan pemeriksaan SpO₂ dan denyut nadi dengan perangkat yang ringan, ringkas, dan mudah digunakan.
Bagi sebagian besar pengguna rumah, pendekatan sederhana seperti ini justru dapat menjadi kelebihan.
👉 Cek harga Microlife OXY 200 di sini
3. ChoiceMMed MD300-C15D

ChoiceMMed MD300-C15D cocok bagi pengguna yang menginginkan informasi lebih dari sekadar angka SpO₂ dan denyut nadi.
Secara umum, perangkat ini menampilkan saturasi oksigen, pulse rate, dan pulse bar.
Distributor Indonesia juga mencantumkan nomor registrasi Kementerian Kesehatan untuk model MD300C15D.
Produk ini memiliki desain ringkas dengan berat sekitar 50 gram dan menggunakan dua baterai AAA.
Pilihan ini menarik bagi mahasiswa keperawatan dan tenaga kesehatan yang ingin memiliki pulse oximeter pribadi untuk dibawa dalam tas praktik.
Kelebihan ChoiceMMed MD300-C15D
- Menampilkan SpO₂.
- Menampilkan pulse rate.
- Memiliki pulse bar.
- Desain kecil dan ringan.
- Menggunakan baterai AAA.
- Memiliki fitur automatic power-off.
- Praktis dibawa dalam tas praktik atau tas medis.
Kekurangan
- Informasi fitur dan mode tampilan dapat berbeda tergantung versi atau distributor.
- Fitur tambahan mungkin tidak terlalu diperlukan untuk penggunaan rumah yang sederhana.
Produk ini cocok untuk mahasiswa keperawatan, perawat, tenaga kesehatan, homecare dan pengguna yang ingin melihat informasi lebih dari sekadar angka saturasi.
ChoiceMMed MD300-C15D merupakan salah satu pilihan paling menarik dalam daftar ini untuk pengguna yang menginginkan keseimbangan antara ukuran ringkas dan informasi yang ditampilkan.
Bagi mahasiswa atau tenaga kesehatan yang ingin membawa pulse oximeter sendiri, produk seperti ini dapat menjadi pilihan yang menarik.
👉 Cek harga ChoiceMMed MD300-C15D di sini
4. Yuwell YX102

Yuwell YX102 adalah salah satu pilihan yang menarik bagi pengguna yang mencari pulse oximeter ringkas dengan fungsi utama yang sederhana.
Dalam manual seri YX102/YX103/YX306, perangkat menggunakan dua baterai AAA dan dapat mati otomatis ketika tidak mendeteksi sinyal selama sekitar delapan detik.
Manual tersebut juga menyebut perangkat tidak dirancang untuk bayi baru lahir dan bayi.
Yuwell menyebut perangkat ini berukuran kecil, ringan, dan portabel.
Dengan dua baterai AAA baru, waktu operasi dapat mencapai sekitar 17 jam, meskipun penggunaan aktual dapat berbeda tergantung kondisi baterai dan pola penggunaan.
Kelebihan Yuwell YX102
- Ringkas dan mudah dibawa.
- Menggunakan baterai AAA.
- Memiliki fitur automatic shut-off.
- Pengoperasiannya sederhana.
- Cocok untuk penggunaan sehari-hari.
- Menawarkan fungsi utama tanpa fitur yang terlalu kompleks.
Kekurangan
- Tampilan dan fitur lebih sederhana dibanding beberapa model yang menawarkan parameter atau visualisasi tambahan.
- Karena tersedia melalui berbagai penjual marketplace, pembeli perlu memperhatikan keaslian produk dan reputasi penjual.
Yuwell YX102 cocok untuk penggunaan di rumah, mahasiswa keperawatan, pengguna yang membutuhkan pulse oximeter sederhana dan ringkas, atau pembeli yang mencari keseimbangan antara harga dan fungsi.
Yuwell YX102 merupakan pilihan menarik untuk pengguna yang mencari pulse oximeter praktis dan value for money.
Untuk banyak pengguna, fungsi utama pulse oximeter jauh lebih penting daripada banyaknya fitur tambahan.
Jika kebutuhan Anda hanya untuk memeriksa SpO₂ dan denyut nadi, perangkat sederhana seperti ini mungkin sudah cukup.
👉 Cek harga Yuwell YX102 di sini
Perbandingan Singkat: Mana yang Sebaiknya Dipilih?
| Produk | Kelebihan Utama | Cocok Untuk |
|---|---|---|
| Elitech Fox 2 | Lini produk alat Kesehatan yang jelas | Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, dan oenggunaan rutin. |
| Microlife OXY 200 | Sederhana dan mudah digunakan | Rumah dan pemantauan dasar |
| ChoiceMMed MD300-C15D | Tampilan informasi lebih lengkap | Mahasiswa dan tenaga Kesehatan |
| Yuwell YX102 | Ringkas dan value for money | Rumah dan penggunaan sehari-hari. |
Lihat juga: Review Tensimeter Digital Terbaik
Tips Praktis Menggunakan Pulse Oximeter
Memiliki pulse oximeter yang baik tidak otomatis menjamin hasil pemeriksaan akan selalu mudah diinterpretasikan.
Cara penggunaan dan kondisi pasien juga dapat memengaruhi pembacaan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
Pastikan jari dalam kondisi bersih
Kotoran atau bahan tertentu pada kuku dapat mengganggu pembacaan sensor optik.
Jika memungkinkan, pastikan area pemeriksaan bersih sebelum alat dipasang.
Usahakan pasien tidak banyak bergerak
Gerakan selama pemeriksaan dapat memengaruhi kualitas sinyal.
Tunggu beberapa saat hingga pembacaan terlihat stabil sebelum mencatat hasil.
Perhatikan kondisi perfusi
Pada pasien dengan perfusi perifer yang buruk, pembacaan dapat menjadi lebih sulit diperoleh atau kurang stabil.
Jangan hanya melihat angka yang muncul. Perhatikan juga kondisi klinis pasien secara keseluruhan.
Ikuti petunjuk produsen untuk pembersihan
Pulse oximeter yang digunakan pada banyak pasien perlu dibersihkan sesuai prosedur pengendalian infeksi dan rekomendasi produsen.
Jangan menggunakan bahan pembersih yang tidak direkomendasikan karena dapat merusak sensor atau permukaan perangkat.
Penting: Jangan Menilai Kondisi Pasien Hanya dari Angka SpO₂
Pulse oximeter merupakan alat bantu pemeriksaan, bukan pengganti pengkajian klinis.
Hasil SpO₂ sebaiknya dipertimbangkan bersama:
- keluhan pasien;
- pola dan usaha pernapasan;
- frekuensi pernapasan;
- tingkat kesadaran;
- tanda-tanda vital lainnya;
- riwayat dan kondisi klinis pasien;
- perubahan kondisi dibandingkan pemeriksaan sebelumnya.
Ini penting terutama bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan.
Sebuah angka dapat memberikan informasi penting, tetapi angka tersebut tetap harus diinterpretasikan dalam konteks kondisi pasien secara keseluruhan.
Jika ragu, selalu konsultasi dengan dokter, dan tenaga Kesehatan yang terpercaya.
Kesimpulan
Pulse oximeter adalah salah satu alat yang penting dalam pemeriksaan dan pemantauan pasien. Karena hasilnya dapat menjadi bagian dari informasi klinis yang digunakan dalam pengambilan keputusan, pemilihan alat tidak seharusnya hanya didasarkan pada harga.
Jika Anda mencari perangkat untuk penggunaan yang lebih rutin, Elitech Fox 2 dapat dipertimbangkan.
Jika mengutamakan kesederhanaan, Microlife OXY 200 menjadi pilihan yang menarik.
Bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan yang ingin tampilan informasi lebih lengkap, ChoiceMMed MD300-C15D layak dilirik.
Sementara itu, Yuwell YX102 dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang mencari perangkat ringkas dengan fungsi utama yang sederhana.
Apa pun produk yang dipilih, pastikan Anda membeli dari penjual terpercaya, memeriksa identitas dan spesifikasi produk, serta menggunakan perangkat sesuai petunjuk produsen.
Dan yang tidak kalah penting adalah selalu mengingat bahwa pulse oximeter membantu kita membaca angka, tetapi clinical judgment tetap diperlukan untuk memahami kondisi manusia di balik angka tersebut.
Lihat juga: 7 Perlengkapan Wajib Mahasiswa Keperawatan untuk Praktik Klinik Pertama
Disclaimer
Artikel ini dibuat untuk tujuan edukasi dan membantu pembaca membandingkan beberapa pilihan pulse oximeter. Link produk dalam artikel dapat berupa link afiliasi, yang berarti Perawat.org dapat memperoleh komisi apabila pembelian dilakukan melalui link tersebut, tanpa menambah harga yang dibayarkan pembeli.
Untuk penggunaan di fasilitas pelayanan kesehatan, pemilihan, pengadaan, pemeliharaan, pengujian, dan penggunaan alat tetap harus mengikuti standar, prosedur, serta kebijakan institusi masing-masing.
